RSS

Di Ruang Sujud-Mu

21 Feb

sumber www.jurnalhajiumroh.comdi ruang sujud-Mu, debu-debu berkisar dalam seteru
pikiran menyatu dalam harap, titik noktah mengambang
dalam terawang
adakah titik cahaya bersanding
dengan rindu dan urai air mata?

kembali ke ruang sujud-Mu, suara-suara menghilang dan luruh
kesombongan telah menghancurkan segala harap nan pengap
kukembali dalam kesendirian dan ketersiaan
masihkah pintu-Mu membuka, saat kutergeragap dalam luka?

di ruang sujud-Mu, dingin subuh tak lagi mampu menyejukkan
bara api begitu berlumut di hati
tak ada yang salah, tak ada sesal diperhamba
kecuali diri yang rapuh dalam setiap langkah

ya Rabb-ku
pongah dan sembongku sudah menggerogoti diri
masihkah pintu tobat-Mu membuka
saat kurapuh dalam pinta nan renta?

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Februari 2014 in Puisi

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: