RSS

KBM

A. PERANGKAT BAHASA INDONESIA

Di bawah ini saya sertakan Perangkat Bahasa Indonesia Berkarakter Kelas IX, sesuai dengan tugas yang saya emban sekarang.  Perangkat ini disusun berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP) yang berlaku di SMP 2 Talun, Kabupaten Pekalongan.


1. SK dan KD Kls 9

2. Pemetaan Standar Kompetensi Kls 9

3. SILABUS PEMBELAJARAN Kelas 9

4. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Kelas 9

5. Program Tahunan Kls 9

6. Program Semester dan Rincian Minggu Efektif Kelas 9

*****************************************************************************

B. PEMBELAJARAN

Menulis Kreatif Puisi Berkenaan dengan Keindahan Alam

Melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan pada siswa adalah hal mendesak dilakukan guna keberhasilan guru dalam melakukan tugas-tugasnya. Kegiatan pembelajaran yang menyenangkan merupakan pintu utama yang menjadikan siswa betah, akrab, dan mencintai setiap materi pelajaran yang diberikan.

Banyak metode maupun pendekatan yang bisa dilakukan untuk keberhasilan ini. Intinya, guru harus lebih aktif dan kreatif, menggunakan media yang ada di sekitarnya. Melakukan berbagai kegiatan eksplorasi guna memaksimalkan kemampuan siswa dalam menangkap, menerima, dan mengaplikasikan setiap materi yang diberikan.

Pembelajaran Bahasa Indonesia misalnya, tidak mesti dilakukan dalam ruangan kelas. Pun kalau dilakukan dalam ruangan, tidak selalu dengan model tempat duduk yang sama. Guru harus memikirkan bagaimana posisi terbaik siswa saat harus memahami materi ajar yang diberikan.

Lanjut….(Klik di sini)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 Mengomentari Pendapat Narasumber dalam Dialog Interaktif

Kompetensi Dasar : Mengomentari pendapat narasumber dalam dialog interaktif pada tayangan televisi/siaran radio
Indikator :
  • Mendata pendapat tiap-tiap narasumber
  •  Mengomentari pendapat narasumber dengan alasan yang menyakinkan

1.      Materi

Dialog   interaktif banyak ditayangkan di televsi maupun di radio. Dialog merupakan bentuk tanya jawab antara pembawa acara dengan narasumber. Narasumber dalam dialog biasanya lebih dari satu. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbagan informasi yang disajikan. Di samping itu banyak media elektronik yang menggelar dialog interkatif. Dialog interkatif adalah dialog yang melibatkan peran pendengar untuk ikut menanggapi atau menanyakan seputar isi pembicaraan dalam dialog itu. Pendengar atau pemirsa dapat memberi masukan, saran atau usul mengenai topik yang sedang dibahas dalam dialog. Dengan demikian topik yang dibahas akan semakin tajam dan mendalam.

Dialog termasuk dialog interaktif penting untuk diikuti sesuai dengan topik yang sedang dibicarakan. Dengan sering mengikuti dialog interaktif kita tidak ketinggalan informasi terkini tentang berbagai hal apalagi masalah yang  sedang  hangat  dibicarakan  di  masyarakat.  Hal  ini  merupakan  salah satu faktor pentingnya kita menguasai kompetensi dasar menyimpulkan isi dialog  interaktif   beberapa  narasumber  pada  tayangan  televisi  atau  siaran radio. Agar bisa menyimpulkan pikiran, gagasan, dan pendapat narasumber dalam dialog interkatif, ikutilah pembelajaran berikut ini

Lanjut…. (Klik Mengomentari Pendapat Narasumber dalam Dialog Interaktif)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 Menemukan Tema, Latar,  dan Penokohan pada Cerpen

Kompetensi Dasar : Menemukan tema, latar,  dan penokohan pada cerpen
Indikator :
  • Mampu menyimpulkan tema cerpen
  • Mampu menemukan latar cerpen dengan bukti faktual
  • Mampu menemukan karakter tokoh cerpen  dengan bukti yang meyakinkan

1.  Materi

Unsur-unsur yang membangun sebuah cerpen terdiri atas tema, penokohan, latar, alur, sudut pandang, serta pesan atau amanat. Unsur-unsur itu terdapat dalam cerita itu sendiri dan disebut juga unsur intrinsik. Unsur-unsur cerpen diketahui pembaca setelah pembaca membaca cerpen secara keseluruhan.

Berikut ini penjelasan singkat mengenai unsur-unsur intrinsik sebuah cerpen.

1. Tema
Setiap cerita pasti memiliki gagasan pokok yang diangkat sebagai ide cerita. Hal tersebut dinamakan tema cerita. Tema sebuah cerita misalnya kesetiakawanan, persahabatan, percintaan, dan sebagainya.

2. Penokohan
Hal menarik dalam sebuah cerita berupa diciptakannya konflik antarpelaku akibat gesekan perbedaan karakter atau watak para tokoh. Hal itu disebut dengan penokohan atau perwatakan. Pemberian karakter tokoh atau pelaku dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung.

Penokohan langsung, artinya dalam menuturkan ceritanya, pengarang menyebutkan secara langsung perwatakan tokohnya. Dalam teknik penokohan jenis ini, pembaca tidak perlu menyimpulkan perwatakan pelaku.

Penokohan tidak langsung, artinya dalam menuturkan ceritanya, pengarang tidak secara langsung menyebutkan watak tokohnya. Pengarang melukiskannya melalui tingkah laku, sikap, lingkungan, maupun gambaran fisik tokoh. Bahkan, bisa juga melalui reaksi tokoh lain terhadap tokoh yang dimaksud. Dalam teknik penokohan jenis ini, pembaca harus menyimpulkan sendiri perwatakan tokoh.

Lanjut…. (Klik Menemukan Tema, Latar, dan Penokohan pada Cerpen)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 
Menceritakan kembali secara lisan isi cerpen
Kompetensi Dasar : Menceritakan kembali secara lisan isi cerpen.
Indikator : –       Menentukan bagian-bagian cerita dengan panduan tahap-tahap dalam  alur-       Menceritakan kembali secara lisan isi cerpen sesuai dengan alur aslinya

 1.      Materi

Pernahkah Anda membaca cerpen yang sangat menarik sehingga kamu sangat ingin menceritakan isinya kepada orang lain? Apa yang harus dilakukan agar Anda dapat menceritakan isi cerpen dengan baik? Bisakah Anda tampil secara maksimal pada saat mengikuti lomba membaca cerpen?

Beberapa hal berikut ini perlu diketahui bila ingin kembali menceritakan sebuah cerpen secara lisan.

1. Ekspresi
Kemampuan berekspresi dalam penceritaan cerpen, berupa ekspresi roman muka ketika bercerita harus disesuaikan dengan isi cerita. Ekspresi wajah, sorot mata, senyum, dan sebagainya merupakan unsur-unsur yang akan membantu keberhasilan bercerita.

2. Gestur
Gerak anggota badan juga diperlukan untuk mendukung penyajian lisan ini agar menjadi lebih menarik. Gunakan kedua tangan untuk menghidupkan cerpen yang diceritakan.

3. Bahasa
Salah satu pendukung keberhasilan bercerita adalah bahasa cerita yang mudah dicerna oleh pendengar. Bahasa cerita yang menggelitik akan membuat cerita menarik dengan tetap memperhatikan sikap komunikatif.

Lanjut…. (Klik Menceritakan Kembali Secara lisan Isi Cerpen)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Menemukan Tema dan Pesan Syair yang Diperdengarkan

Kompetensi Dasar : Menemukan tema dan pesan syair yang diperdengarkan.
Indikator : –       Mampu menemukan tema syair berdasarkan inti pengungkapan syair-       Mampu menangkap pesan syair dengan bukti yang meyakinkan

1.      Materi

Syair berasal dari Arab yang berarti puisi atau sajak. Salah satu ciri syair adalah terdiri atas empat baris dalam satu bait dan bersajak a a a a. Syair merupakan salah bentuk karya sastra yang berupa puisi lama. Puisi lama meliputi gurindam, pantun, syair, dan talibun. Pantun dan syair memiliki kemiripan dalam bentuk dan ikatan-ikatan. Perbedaan keduanya terletak pada rima dan isi. Selain itu, pantun dapat selesai dalam satu bait, sedangkan syair tidak selesai dalam satu bait, karena biasanya syair untuk bercerita.

Dalam syair terdapat unsur-unsur yang yang membangun struktur syair itu sendiri. Unsur-unsur itu meliputi tema, nada, suasana, dan pesan. Dalam pembelajaran berikut ini kamu akan diajak untuk menemukan tema dan pesan yang terkandung dalam syair.

Tema merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair. Tema merupakan landasan utama dalam mengekspresikan gagasan atau pikiran melalu ikata-kata. Pesan atau amanat, yaitu tujuan yang hendak dimaksud penyair dalam menciptakan syairya. Pesan penyair dapat ditelaah setelah memahami tema, sada, dan suasana syair dengan membaca kesepuruhan syair. Amanat tersirat dibalik kata-kata yag disusun dan berada di balik tema yang diungkapkan. Tema dan pesan syair terkandung dalam keseluruhan baris dan bait. Dengan demikian untuk mengetahui tema dan pesan syair terlebih dahulu harus membaca atau mendengarkan keseluruhan baris-baris dalam syair barulah kamu dapat menentukan tema dan pesan.

Lanjut…. (Klik Menemukan Tema dan Pesan Syair yang Diperdengarkan)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Menganalisis Nilai-nilai kehidupan pada Cerpen

Kompetensi Dasar : Menganalisis nilai-nilai kehidupan pada cerpen-cerpen dalam satu buku kumpulan cerpen
Indikator : –       Mampu menemukan nilai-nilai kehidupan yang positif maupun negatif dalam kumpulan cerpen-       Mampu membandingkan nilai kehidupan dalam cerpen dengan nilai kehidupan siswa-       Mampu menyimpulkan  nilai kehidupan dalam cerpen yang dapat menjadi teladan  siswa

1.      Materi

 Unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam cerpen meliputi tema, penokohan, latar, sudut pandang, serta pesan/amanat. Pada pembelajaran sebelumnya kita telah berlatih menemukan tema, latar, dan penokohan cerpen. Pada pembelajaran ini kita akan berlatih menemukan pesan atau amanat dalam cerpen yang biasanya berupa nilai-nilai luhur dalam kehidupan. Nilai-nilai dalam kehidupan itu dapat berupa moral, agama, kejujuran, tanggung jawab, harga diri, tenggang rasa, dan lain-lain.

Selain itu, nilai-nilai kehidupan itu ada yang bersifat positif (bermanfaat) dan ada juga yang bersifat negatif (tidak bermanfaat).

Lanjut…. (Klik Menganalisis Nilai-nilai kehidupan pada Cerpen)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Menulis Surat Pembaca tentang Lingkungan Sekolah

Menulis surat pembaca merupakan materi pelajaran Bahasa Indonesia semester genap untuk jenjang SMP. Kegiatan pembelajaran ini bukan hanya memupuk tingkat kekritisan siswa akan lingkungan sekitarnya, namun juga bisa dijadikan sebagai bentuk latihan siswa menyampaikan gagasan dengan bahasa yang baik dan santun.

Surat pembaca yang biasanya kita kenal melalui rubrik di surat kabar atau majalah, mampu mengasah intelektual siswa dalam menanggapi sesuatu dengan cara yang tepat. Peran guru Bahasa Indonesia amat dibutuhkan dalam mendampingi siswa.

Agar pembelajaran menjadi lebih menarik, kegiatan pembelajaran dilakukan di dalam kelas, di ruang perpustakaan, dan di luar kelas dalam lingkungan sekolah. Terlebih dahulu tentu saja guru mengajak siswa bersama-sama mengenali surat pembaca. Untuk langkah berikutnya pengenalan ini bisa dilakukan di ruang perpustakaan. Siswa dibekali dengan surat kabar atau majalah yang memiliki rubrik surat pembaca.

Langkah berikutnya, siswa secara berkelompok diberi tugas mengamati lingkungan sekolah. Tiap kelompok harus bisa merumuskan permasalahan yang akan dijadikan sebagai tema pembicaraan. Setelah itu barulah siswa secara terbimbing mulai menuliskan hasil pengamatannya dalam bentuk surat pembaca.

Hasil penulisan surat pembaca ini kemudian dibacakan oleh perwakilan kelompok di depan kelas. Kelompok lain menilai dan memberi masukan terhadap surat pembaca yang ditampilkan.

Untuk rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), bapak/ibu guru bisa merancang secara lebih baik. Berikut hanya contoh RPP bersifat umum yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan. Silakan klik RPP Menulis Surat Pembaca -nya untuk dimodifikasi dan diterapkan sesuai kondisi sekolah masing-masing.

*****************************************************************************

C. ARSIP

1. Kajian Kritis

2. Learning Journal

3. Metodologi Pembelajaran

4. ICT

5. Kamus Besar Bahasa Indonesia

6. Ejaan yang Disempurnakan

 

11 responses to “KBM

  1. Eri Satria

    4 Januari 2011 at 11:35

    baik sekali.

     
  2. susworo,S.Pd

    10 Februari 2011 at 09:39

    blog bapak sangat membantu. trims

     
  3. ahmad faisal

    19 Februari 2011 at 13:03

    harus dapet negri

     
  4. afifah

    23 Februari 2011 at 20:31

    mana soal’a

    daa tw niie penting,,,,,,,

     
  5. andri suandani

    3 Maret 2011 at 06:01

    blognya bagus…sangat membantu

     
  6. lia fandika

    31 Maret 2011 at 15:40

    .trim’s ya pak atas bantuan bpak,.

     
  7. setiawanriko

    8 Agustus 2011 at 16:53

    siip mksh info blognya

     
  8. dewi

    7 November 2011 at 17:27

    thanks ya jd ada tempat curhat ttng dunia pendidikan

     
  9. Ilham'rexta Thetakzbone Part II

    23 Januari 2012 at 08:24

    Thankz ya
    telah berbagi ilmu ……………

     
  10. winda Qiemmy shu cahyani

    10 Desember 2012 at 19:07

    thanks telah berbagi ilmu…..

     
  11. Anonim

    9 Desember 2013 at 07:00

    Terimakasih, semoga ada materi untuk sma ditunggu . sukses…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: