RSS

Dalam Kilau Cahaya Senja

12 Agu

dalam kilau cahaya senja
pandang mengabur seiring noktah
ada kepak elang di antara peluit kereta
mengabarkan geliat kota nan gelisah

dalam kilau cahaya senja
kabut turun melingkup dedaunan teh
langkah kecil tertatih mendaki
pulang merindu di antara letihnya kaki

dalam kilau cahaya senja
masih tersisa catatan duka
di antara mendung dan pijar memerah
menebarkan bau tanah dan pupur murah

dalam kilau cahaya senja
kupulang di hujan yang bersela

 
13 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Agustus 2011 in Puisi

 

Tag: ,

13 responses to “Dalam Kilau Cahaya Senja

  1. Noro Gemah

    12 Agustus 2011 at 05:28

    Bwt ky gni? Guru q juara ny…

     
  2. Fuad Dulkhirom

    12 Agustus 2011 at 05:30

    lihatlah puncak – puncak bukit berlari
    berkejaran dengan tawa sunyi
    menyapa pohon-pohon menggigil pilu
    sementara kabut memeluknya dengan lembut
    “Pak…”panggilan anak-anak polos
    menghentakkan aku dari kesunyian
    ternyata aku tidak sendiri……..

     
  3. Furqon Dimyati

    12 Agustus 2011 at 05:32

    betul itu pak,…….kadang sapaan, canda, tawa dari anak2 membuat hidup kita menjadi lebih berarti dan mempunyai kebanggaan tersendiri dalam hati, yg tdk bisa diukur dgn materi.

     
  4. Sushie Simillikity Maniez-Maniez

    12 Agustus 2011 at 05:35

    wah……smp 2 tln mkn mntpsssss

     
  5. Bunda Rara

    12 Agustus 2011 at 05:37

    Saat pendar cahaya kian memudar
    srasa ada rongga tersisa
    sesuatu entah apa
    telah hilang tanpa sempat bertegur sapa…
    tinggalah seujung renungan merenda hari
    bias,sepi,sendiri…

     
  6. Meiy Piliang

    12 Agustus 2011 at 05:40

    dalam kilau cahaya senja
    sejuta kisah disketsakan alam pd manusia
    tp mereka tak membaca

     
  7. Kelik Suwarno

    12 Agustus 2011 at 05:42

    ada harapan besar tentang peningkatan mutu pendidikan bila para guru mempunyai motivasi yang kuat.

     
  8. DV

    12 Agustus 2011 at 09:44

    Puisi yang manis.. slamat berpuasaūüôā

     
  9. giewahyudi

    12 Agustus 2011 at 12:46

    Senja memang menyimpan semua rahasia..

     
  10. munir ardi

    13 Agustus 2011 at 20:15

    ketenangan kampung biarlah menjadi peluruh hati yang gamang, jauh dari kepalsuan dan topeng yang menghiai wajah kota dengan segala intriknya

     
  11. Irfan Handi

    13 Agustus 2011 at 22:40

    Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
    Saya datang ikut meramaikan lagi gan,
    http://irfanhandi.wordpress.com/2011/08/11/i-am-come-back-brother/
    Sekalian konfirmasi untuk edit link saya gan.
    terima kasih.

     
  12. intan

    14 Agustus 2011 at 21:26

    nice..
    senja memang indah, terkadang menyakitkanūüėÄ

     
  13. Baju Tanah Abang

    15 Agustus 2011 at 09:16

    numpang mampir…salam kenal..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: