RSS

Sungei Wang

03 Jul

sudah kau hapalkan nama itu baik-baik?
juga jangan lupa: jalan-jalan, gedung-gedung, etalase
dengan aneka barang, restoran, dan bank-bank pasar sungei wang
jangan pernah lupa, karena kita pernah singgah di sana
berbelanja dan mabuk dalam pesona
yang tak pernah kita mengerti, apa maknanya

sebentar, tunggu dulu
kita belum selesai bicara
aku tahu, wajahmu telah beku
di atas taksi yang membelah kualalumpur, ada nyanyi minang
bukankah kau selalu memintaku lagukan itu?
tapi sayang, kau malah menangis

kita pulang setelah mengitari pasar sungei wang
tanpa bicara. mungkin kau benar-benar sedih
perpisahan mengambang di matamu
“jangan pernah lupa pasar sungei wang
dan kualalumpur,” bisikmu
sesaat sebelum lambai terakhir

di pasar sungei wang dengan beribu kenangan
dan kerlip lampu; aku tahu, sayang itu merangkak tumbuh
(seseorang yang selalu bercerita tentang sedih
dan air mata. seseorang yang berharap
dalam bibir basah)

😡, maafkan aku!

Foto-foto: dari berbagai sumber

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 3 Juli 2011 in Puisi

 

Tag: ,

10 responses to “Sungei Wang

  1. Dik Wier

    3 Juli 2011 at 04:11

    Teganya, cuma dua kata “Maafkan aku”? he3……kisah nyata kah ini Pak?

     
    • Zulmasri

      3 Juli 2011 at 10:38

      Lha habis bagaimana lagi. Dua wilayah dan dua negara mau disatukan. Ah terlalu rumit. Ini kisah 2 minggu di Malaysia, tahun 1992 lalu

       
  2. DM

    3 Juli 2011 at 14:41

    Oh-oh-oh, rupanya ada sekelumit cerita selama dua minggu di sana…
    Oh-oh, Sungei Wang… ;;)

     
    • Zulmasri

      6 Juli 2011 at 04:21

      di mana bumi dipijak, di situ ada cerita. eh….

       
  3. horizonwatcher andrebp

    3 Juli 2011 at 16:29

    Kisah cinta yang harus dipisahkan oleh ruang yang ditulis indah berupa cerita. Hebat. Mampir, salam kenal

     
    • Zulmasri

      6 Juli 2011 at 04:23

      hm, terima kasih mas dengan apresiasinya. ok

       
  4. tutinonka

    4 Juli 2011 at 00:38

    Salam, Uda Zul …
    Kunjungan pertama nih, langsung menikmati puisi indah tentang Sungei Wang …
    Saya beberapa kali ke KL, tapi belum pernah ke tempat ini🙂

     
    • Zulmasri

      6 Juli 2011 at 04:29

      Sungei Wang nggak jauh dari KL, Bu. Daerah yang dipenuhi bank-bank. Nggak heran bila namanya Sungei Wang, daerah yang banjir dengan uang

       
  5. DV

    7 Juli 2011 at 10:47

    Kalo ngga salah ini di Malaysia kan ya?
    Ah, dunia para pecinta gadget dan barang elektronik tuh!🙂

     
    • Zulmasri

      7 Juli 2011 at 12:01

      Betul mas DV. Wah, di sana memang surganya para penjual aneka barang, termasuk gadget dan elektronika

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: