RSS

Jalan ke Rumah-Mu

28 Jun

jalan ke rumah-Mu ya Rabb
sungguh berliku dalam anyaman waktu
kerikil-kerikil dan bebatu cadas
mengintai dalam segala tipu

kuingin pulang dalam keriangan warna
dan dalam tobat ampunku di malam buta
empaskan beban dalam kelatnya napas
yang mencengkeram dalam nafsu yang sesat

:ya Rabb, adakah pintu-Mu membuka
saat kurindu akan warta makna?

 

bila suatu kali kuharus lalui
jalan terjal ke rumah-Mu abadi
permudahlah setiap ayun langkah
dalam kepenatan yang menyiksa

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Juni 2011 in Puisi

 

Tag: ,

4 responses to “Jalan ke Rumah-Mu

  1. gierwahyudi

    28 Juni 2011 at 16:48

    Kapankah kita merasa pantas untuk pulang ke rumah abadi yang hanya menjadi milik-Nya itu?

     
    • Zulmasri

      29 Juni 2011 at 07:45

      merasa pantas? entahlah, barangkali tak pernah ya….

       
  2. DM

    30 Juni 2011 at 22:27

    Hanya mereka yang berani melangkah pergi yang tau jalan pulang…

     
    • Zulmasri

      1 Juli 2011 at 04:47

      Wah, kalau ini versi sang petualang kata-kata dan petualang langkah. He he. Apa kabar mas dm? Sudah sampai di mana perjalanan mas dm?

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: