RSS

Pengelolaan KTSP: Bahasa Inggris, IPA, dan IPS Bermuatan Lokal?

11 Mei

Hingga kini, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sudah diterapkan secara menyeluruh di sekolah-sekolah. Menurut Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh seperti yang dimuat di situs Kemdiknas, penerapan kurikulum itu tengah dikaji ulang untuk disempurnakan, yakni melalui pembagian pengelolan kurikulum mata pelajaran antara pusat dengan daerah.

Ada lima mata pelajaran umum akan ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional yakni Bahasa Indonesia, matematika, pendidikan kewarganegaraan (PKn), pendidikan sejarah, dan pendidikan agama. Kelima mata pelajaran ini masih ditetapkan dan dikelola secara nasional sebagai bentuk perekat kesatuan bangsa.

Sementara itu, tiga mata pelajaran yang diserahkan pengelolaan kurikulumnya kepada pemerintah daerah yakni Bahasa Inggris, ilmu pengetahuan alam (IPA), dan ilmu pengetahuan sosial (IPS). Dalam penerapan kurikulum ini nantinya sekolah-sekolah yang ada di kabupaten/kota dapat lebih mengeksplore potensi-potensi daerahnya untuk bisa dimasukkan dalam bahan ajaran.

Sumber  http://www.kemdiknas.go.id

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 11 Mei 2011 in Pendidkan

 

Tag: , ,

10 responses to “Pengelolaan KTSP: Bahasa Inggris, IPA, dan IPS Bermuatan Lokal?

  1. budiono

    11 Mei 2011 at 11:23

    menurutku kurikulum sekarang ini membingungkan di semua tingkatan, mulai SD hingga PT

     
  2. rhainy

    13 Mei 2011 at 07:57

    hahahahaha…..ehm, hasil dari kunjungan balasan : betul !! yang sama “theme” nya blog kita kan???

    apa kabar?? semoga selalu sehat ya…maaf, baru ‘mampir’ lagi….besok2…dirajinin deh, insya Allah… 🙂

     
  3. vizon

    13 Mei 2011 at 10:10

    Kurikulum yang didesain dengan cukup bagus dan matang, tak kan ada gunanya jika dalam pelaksanaannya dijalankan secara asal. Menurut saya, jiwa seorang guru itu jauh lebih penting dari seluruh kurikulum tersebut…🙂

    Apa kabar Da Zul?

     
  4. Yassir

    18 Mei 2011 at 19:24

    Moso’ IPA jadi muatan lokal? Ilmu sains itu kan eksak. Beginilah kalau orang yg bukan bidangnya tapi jadi pemimpin, tidak tahu medan.

     
  5. fredy

    19 Mei 2011 at 08:42

    minta e-mailnya pak, saya mau nitip sesuatu (file) untuk BK tempat anda mengajar

    mastermasri@gmail

     
  6. ina

    20 Mei 2011 at 19:53

    berarti ipa, bahasa inggris kelak tidak ikt un ???

    masih belum jelas. Kita tunggu saja kelanjutannya

     
  7. bunga

    22 Mei 2011 at 22:29

    Kenapa Harus di pisahkan seperti itu ada kurikulum daerah dan Nasional..apakah tidak akan binggung memasukin Tingkat lebih tinggi.

     
  8. Kamal Hayat

    23 Mei 2011 at 01:56

    Pendidikan Agama kok masuk pendidikan nasional, biasanya diesrahkan daerah deh…

     
  9. As'ad Rusdi

    12 Juni 2011 at 13:02

    Selamat Pak M.Nuh . Sejak Bapak menjadi Menteri Kemdiknas banyak terobosan kebijakan Kemdiknas yang brilyan, khususnya kurikulum sekolah, wabil khusus ketentuan kelulusan sekolah baru-baru ini. Tentang 3 mapel yaitu Bahasa Inggris, IPA, dan IPS kurikulumnya diserahkan ke Pemda setempat tentu ada pertimbangan yang mendalam dan bijaksana untuk kepentingan perkembangan dan pengembangan potensi daerah. Namun jangan tergesa-gesa diterapkan sebab daerah punya bidang kerja yang banyak dan kompleks, harus menunggu kesiapan setiap daerah lahir dan batin.

     
  10. fredy

    26 Februari 2012 at 09:35

    ijin baca info mas, top majuku jayaku edukasi INA. perkembangan indonesia butuh inovasi yang relevan, akhir2 ini tahuran, seks, narkoba, premanisme, ugal2lan justru datang dari remaja n, sebabnya kemajuan bangsa di ukur dgn edukasi mana? leader kosupsi, banyak lupa kalau di pengadilan contoh mana yang harus kita ikut, puyang juga pemimpin kita, tapi masih ada matahari terbit di pagi sekalipun harus datang sore dan gelap, tetapi pasti terbit juga di ujung timur waktu pagi salam…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: