RSS

Formula Kelulusan Ujian Nasional 2011

23 Des

Meski hingga tulisan ini dipublikasikan belum ada kepastian melalui peraturan menteri (permen) perihal Ujian Nasional, namun beberapa informasi seputar UN 2011 mulai beredar. Informasi itu misalnya terkait dengan formula kelulusan dan seputar jadwal UN yang oleh pemerintah ditujukan sebagai sosialisasi kepada khalayak.

Untuk formula kriteria kelulusan tahun ini, pemerintah menggunakan formula baru. Kelulusan siswa dari sekolah dengan melihat nilai gabungan rencananya dipatok minimal 5,5. Nilai gabungan merupakan perpaduan nilai UN dan nilai sekolah untuk setiap mata pelajaran UN.

Rumus yang ditawarkan pemerintah untuk nilai gabungan = (0,6 x nilai UN) + (0,4 x nilai sekolah). Nilai sekolah dihitung dari nilai rata-rata ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 untuk tiap mata pelajaran UN.

Dengan formula baru ini, rencananya akan dipatok nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00. Integrasi nilai UN dan nilai sekolah ini diharapkan jadi pendorong untuk menganggap penting semua proses belajar sejak kelas 1 hingga kelas 3.
Sedangkan kriteria kelulusan ujian sekolah diserahkan kepada sekolah. Nilai sekolah merupakan nilai rata-rata dari ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN.

Sementara itu, jadwal UN semula dalam tulisan yang penulis posting akan dilaksanakan bulan April 2011 (baca Jadwal Ujian Nasional Tahun 2011) berubah menjadi bulan Mei 2011. Ujian nasional (UN) utama untuk SMA/SMK digelar pada minggu pertama Mei 2011, sedangkan untuk SMP pada minggu kedua Mei 2011. Adapun UN susulan bagi mereka yang belum mengikuti UN utama dilaksanakan satu minggu kemudian.

Selain itu, untuk UN 2011 ujian ulangan bagi siswa yang tidak lulus ditiadakan. Oleh karena itu, bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus harus mengikuti ujian kembali pada tahun mendatang

Hal lain yang perlu dipersiapkan sekolah berkaitan dengan ujian sekolah, baik ujian tulis maupun praktik. Jadwal ujian sekolah sepenuhnya diserahkan pada sekolah dan telah dilaksanakan sebelum ujian nasional berlangsung

Informasi terkait bisa dilihat di sini

Informasi terakhir tentang UN (Permendiknas No 45 dan 46) klik di sini

 
26 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Desember 2010 in Lain-lain, Pendidkan

 

Tag: , ,

26 responses to “Formula Kelulusan Ujian Nasional 2011

  1. Anang Dwi, S.pd

    23 Desember 2010 at 21:40

    Dg model kriteria spt ini, sekolah2 sudah mulai “menyiasati” (baca mencurangi), jauh lbh awal, dg menulis nilai Rapor semester 5 ini entar2 aja. Nunggu nilai UN, baru disesuaikan. KKM jg scr implisit dinaikkan scr drastis. Banyak Guru alih profesi jadi “Pesulap” .. Nyulap nilai .. !

     
  2. YUSUF

    26 Desember 2010 at 09:00

    Saya sependapat dengan pak Annang Dwi, kelihatanya nilai pendidikan kita sudah pudar artinya budaya Gayus di Dunia kependidikn kita sudah mengakat mu;lai dari guru sampai kepaada sang Leadership di sekolah. Justru ada kecendrungan sang pemimpinlah yang menjerumuskan guru-guur uantuk berbuat tidak jujur dengan merekayasa nilai raport

     
  3. YUSUF

    26 Desember 2010 at 09:02

    Saya sependapat dengan pak Annang Dwi, kelihatanya nilai pendidikan kita sudah pudar artinya budaya Gayus di Dunia kependidikn kita sudah mengakar mulai dari guru sampai kepaada sang Leadership di sekolah. Justru ada kecendrungan sang pemimpinlah yang menjerumuskan guru-guru untuk berbuat tidak jujur dengan merekayasa nilai raport. dong kapan bangkitnya pendidikan kita……….

     
  4. Anonim

    26 Desember 2010 at 10:27

    Sebagai seorang guru, Saya pikir, Pemerintah memang sudah berusaha semaksimal mungkin un tuk meningkatkan mutu pendidikan di indonesia, Untuk mewujudkan itu semua, maka harus mulai dari diri sendiri dulu untuk jadi pendukung, bukannya sibuk mengurusi orang lain sementara kita tidak berbenah diri.
    Percayalah kita akan maju dengan optimisme dan kita akan tetap terpuruk bersama dengan pesimisme

     
  5. kang asep

    27 Desember 2010 at 12:27

    Untuk kang anang dwi !
    Kita lihat dulu lah formulasi ini biar jalan dulu , nanti setelah melihat hasilnya saya tunggu hasil penilaian anda, artinya coba kita berpikir positif dulu dan jangan berprasangka buruk.

     
  6. sy jga berpendapat sma pak, bax yg jdi gayus sehingga anak2 skrg berpendapat sy akan lulus walaupun tdk blajar karna ada bantuan dri guru

    28 Desember 2010 at 11:08

     
  7. bu anieq

    29 Desember 2010 at 06:21

    emang bener sih ada kepala sekolah yg maksain guru-gurunya utk naikkan nilai smtr 5(bahkan dari smt 1) dg tujuan meningkatkan porsentase kelulusan. kalo dah begini siapa yg salah?

     
  8. Agus Isdiyanto

    30 Desember 2010 at 06:14

    Semua langkah perbaikan perlu dipikirkan. Tetap BERPIKIR POSITIF. Bagaimanapun juga HATI NURANI yang didasari rasa selalu DIAWASI oleh SANG KHOLIK adalah LANGKAH jitu solusi setiap persoalan dunia pendidikan ini. Mari kita mulai dari DIRI kita. smoga ALLOH mudahkan.

     
  9. doel kemin

    30 Desember 2010 at 11:47

    model UN apapun, gampang disiasati, POS UN yg dulu2 banyak lubang/celah utk penyelewengan, apalg pake prhitungan nilai rapor sgala, …. wah …. malah gampang tu. simsalabim jdilah nilai rapor terbaru. kasek kan tinggal kasi instruksi, guru (dgn terpksa & ngedumel kali…) mlaksanakan…. PEMBODOHAN GAYA BARU…

     
  10. narti_sulaemi@yahoo.com

    30 Desember 2010 at 15:00

    tidak semua sekolah punya niatan menambah nilai rapor smt 5 banyak sekolah yang sudah membagi rapor smt 5 kpd ortu,mengenai formula kelulusan 2011 kita tunggu hasil tahun ini kan masih bisa dievaluasi unt perbaikan thndpn lagian tdk hanya berpatok nilai smt 5 tp dari smt 3

     
  11. panji

    30 Desember 2010 at 19:27

    harus diakui siswa yang tidak lulus ujian nasional pada dasarnya bukan siswa yang kurang pintar, namum kurang mujur diwaktu UN, contoh yang sukses di PT ternyata banyak juga yg tadinya tidak Lulus UN akhirnya ikut paket C. Tetapi UN masih diperlukan untuk kontrol pendidikan nasional kita.

     
  12. gazali

    31 Desember 2010 at 23:53

    sekolah senantiasa selalu berusaha meluluskan siswanya sebanyak mungkin…disinilah muncul ketidakjujuran sekolah…berbuat kotor demi sebuah prestise bahwa sekolah saya mampu mencetak kelulusan 100%….??????????

     
  13. rdeni_uninus@yahoo.com

    2 Januari 2011 at 21:06

    Menyinggung masalah UN di Republik tercinta ini, masih banyak orang mengkritisi dengan prasangka yang buruk penuh dengan pesismisme, mengganggap gampang urusan, padahal kita harus percaya; pendidikan kita secara sistem sudah cukup baik, akan tetapi regulasi yang mengatur UN diantaranya secara implementatif operasional sangat ditentukan oleh pemangku pendidikan itu sendiri, dalam hal ini para pendidik, kepala sekolah, stakeholder dan masyarakat harus melihat segala sesuatu secara proporsional….apapun jenis Ujian jika semua pemangku pendidikan sudah memiliki komitmen dan tangung jawab terhadap pekerjaannya dan secara moral terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa Insyaallah pendidikan bangsa ini akan mampu bersaing dengan kwalitas pendidikan bangsa lain..kita jangan menjadi ” penonton ” sepak bola yang pandainya cuma memarahi dan selalu ingin menang… bravo Indonesia.

     
  14. tri andayani

    4 Januari 2011 at 16:30

    ternyata UN SMP diteken tanggal 25 – 28 April 2011. Formula yang paling tepat setiap siswa mentarget nilai UN menjadi tergantung modal ( nilai raport semester 3- 5 ) baru sisanya dipatok minimal dibagi 0,6

     
  15. suwadi

    5 Januari 2011 at 15:41

    Terima kasih informasinya cak. Mudah2an bermanfaat bagi anak2 kami tersayang.

     
  16. joseph

    6 Januari 2011 at 07:51

    i like it

     
  17. budi priyanto

    6 Januari 2011 at 13:17

    Apapun model yg dipakai bagi sekolah swasta pinggiran tetaplah momok, mengapa karena siswa mereka adalah anak goblok, ekonomi mlarat yang oleh sekolah negeri ditolak mentah-mentah, memang pendidikan negeri ini jancok

     
  18. Mas Wiro

    8 Januari 2011 at 10:00

    Memang serba salah, nilai UN murni … banyak kecurangan, gabungan nilai rapor + Un … dicurigai … terus mau bagaimana, kembalikan ke kur 84 saja …. nilai ujian murni (berapapun) tidak menentukan kelulusan, hanya dipakai untuk mengetahui peringkat sekolah saja, kelulusan ditentukan oleh sekolah yang bersangkutan … (pasti juga disalahi lagi). Memang tidak ada yang benar selalu negatif thingking.

     
  19. Lutfi

    9 Januari 2011 at 22:11

    untuk apa kita berbuat curang,,, kalo nanti yg rugi kita sendiri…!!??

     
  20. Moh Hasan Basri

    24 Januari 2011 at 09:56

    saya sangat setuju dengan mas wiro! !!!! semuanya memang gak selalu benar tetapi kalo mau ngurangi kecurangan kur 84 lebih tepat

     
  21. Moh Hasan Basri

    24 Januari 2011 at 09:59

    mengukur hasil peserta didik dengan UN tidak berarti untuk menjustice LULUS/TIDAK LULUS akan tetapi untuk mengetahui seberapa jauh kualitas peserta didik dan sekolah

     
  22. teddy

    26 Januari 2011 at 22:41

    mau nya pemerintah pendidikan langsung mengambil keputusan kalau UN harus di hapuskan
    karna gak logis

     
  23. taufiq

    27 Januari 2011 at 11:08

    apakah semua mata mata peljaran yang di muat dalam nilai rapot semester

    untuk nilai rapor, iya. SMP semester 1-5, SMA semester 3-5

     
  24. Adin

    28 Januari 2011 at 09:33

    Apapun ketentuan dari pemerintah, kita kembalikan pada diri masing2. Yg Un kemarin aja bisa dicurangi, apalagi sekarang. Jadi intinya kita membantu siswa dengan memberikan bimbingan, motivasi dalam belajar. Hasil akhir itu merupakan hasil usaha yg maksimal

     
  25. elise

    17 Maret 2011 at 12:54

    hpuss kn un
    dngan sdikt kslh an bkln mrsak ,msa depan kmiii

     
  26. Ferdinan

    25 Maret 2011 at 22:17

    apabila ada nilai hasil un dibawah 4,00, tetapi perhitungan NA diatas 5,5 bisa lulus apa tidak ?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: