RSS

Kriteria Kelulusan: Nilai Rapor Jadi Syarat Kelulusan

14 Des

Bagi calon peserta Ujian Nasional tahun 2011 segera bersiaplah. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional telah menyiratkan bahwa kelulusan UN 2011 nanti juga akan mengikutsertakan nilai rapor sebagai salah satu syarat kelulusan. Jika sebelumnya hanya mata pelajaran yang diujikan di Ujian Nasional yang jadi prasyarat kelulusan, maka dalam sistem yang baru itu diusulkan seluruh mata pelajaran juga turut jadi pertimbangan.

Selain itu, dalam penentuan kelulusan, Diknas akan menggabungkan antara prestasi selama siswa studi dengan mata pelajaran yang diujikan di Ujian Nasional. Prestasi siswa dan hasil UN akan digabung, kemudian masing-masing diberi bobot nilai. Persentase nilai dari masing-masing dua intrumen itulah yang akan dijadikan tolak ukur kelulusan. Sekolah nanti juga akan dilibatkan dengan cara koordinasi mengenai penilaian siswa.

Lebih jauh mengenai hal ini silakan klik di sini

 
25 Komentar

Ditulis oleh pada 14 Desember 2010 in Lain-lain

 

25 responses to “Kriteria Kelulusan: Nilai Rapor Jadi Syarat Kelulusan

  1. YUSUF

    26 Desember 2010 at 08:42

    saya sangat setuju dengan formula NG= 0,6 x UN + 0,4 x (US +nilai Raport smstr 3,4,5). Namun saya menyangsikan ada sekolah yang nantinya berbuat curang dengan mengganti raport ini yang harus disikapi secara tegas oleh pemerintah jika ada kepala sekolah yang terindikasi berbuat curang. Kalau hal-hal seperti ini terjadi kapan dunia pendidikan kita akan maju, dan mempunyai kwalitas yang baik

     
  2. Victor Rema Gare

    29 Desember 2010 at 15:04

    saya setuju dengan aturan baru ini. Biar semua aspirasi masyrakat selama ini terakomodir dan polemik UN yang sudah-sudah sedikit terelimir.

     
  3. doel kemin

    30 Desember 2010 at 11:41

    he3x…. malah bahaya… rapor bisa beli yg baru, diprcetakan bnyk yg bisa buat & jual…. nilainya???… tinggal sim salabim… jadi deh nilai bru yg lbh kinclong…. biasalh Indonesia …. apapun ada & bisa

     
  4. syiva

    1 Januari 2011 at 14:23

    setuju sih!
    but prosesnya lwbih baik benar2 diperhatikan
    ya bukannya gimana,kasihan negara ini kalu sampai ada kecurangan.udah dunk INDONESIA hrs bersih lagi.

     
  5. dianvalen

    3 Januari 2011 at 22:25

    dimana kita berlatih kejujuran???
    pertama dalam lingkungan keluarga
    ke dua dilingkukngan tetangga
    ke tiga dilingkungan sekolah
    ke empat dimana saja, media, masyarakat….
    dimana…ada kejujuran….
    dimana….?
    kejujuran..?

     
  6. Nurhasanah

    4 Januari 2011 at 18:41

    Assalamualikum Wr Wb
    Setuju sekali,Alhamdulillah semoga prog. ini bisa dilakukan oleh semua pendidik di sekolah masing2 dengan sejujur-jujurnya. krn kelulusan dihargai dari prestasi sejak duduk di bangku kls 7

     
  7. esatifanykurniasari@yahoo.co.id

    5 Januari 2011 at 19:32

    Assalamualaikum wr wb
    saya setuju dengan uan tahun ini, karena nilai rapor mulai kelz 7 juga ixut untuk kelulusan!

     
  8. joko pitoyo

    5 Januari 2011 at 22:35

    yah… dengan formula baru kriteria kelulusan ini, berarti Kemendiknas telah mengakomodasi sebagian aspirasi masyarakat, namun menurut saya bobot nilai Un seharusnya lebih kecil daripada bobot nilai sekolah. Lebih proporsional jika 40%UN + 60%NS. Bukankah NS lebih menggambarkan nilai proses dan nilai hasil pendidikan selama 3 tahun. sedang nilai UN adalah nilai kondisional sesaat.
    Af to you…Trims

     
  9. ADHIKA

    7 Januari 2011 at 09:11

    Mantap Sekali … saya sangat setuju ,, karna kalo nilai UN krg bsik ksn bisa ditembl sma nlai rpot… KALO nilai rpotnya bguss ,,… mksih programnya…

     
  10. Anonim

    7 Januari 2011 at 09:14

    perlu sistem yang transparan

     
  11. Anonim

    7 Januari 2011 at 20:20

    kejujuran bukan hanya diharapkan dari pendidik tapi juga dari seluruh komponen, termasuk instansi terkait. Hendaknya prestasi sekolah bukan hanya semata mata dinilai dari hasil UN,sehingga sekolah tdk berlomba lomba membuat nilai UN menjadi tinggi meskipun caranya curang(,tdk jujur).

     
  12. SELLY

    13 Januari 2011 at 07:53

    saya,sbg anak kls 3 smp , memerlukan kisi-kisi soal yang lengkap mengenai ujian nasional, agar kami dpt mengerti mengenai soal uan 2011 tsb, spya kami dpt mengisi dengan baik, dan mendapatkan mujizat, sehingga kami dpt lulus dengan murni.

     
  13. widodo

    13 Januari 2011 at 21:55

    Setiap kebijakan pasti ada pro dan kontra, tinggal bagiamana setiap satuan pendidikan mensikapinya. Mau dibawa kemana tujuan setiap satuan pendidikan, akan nampak manakala mutu lulusan peserta didiknya bisa dtunjukkan pada jenjang berikutnya, atau manakala mereka terjun di dalam masyrakat. Maka mari kita bersama-sama mencari solusi yang terbaik bagi anak kita supaya bisa survive di zaman yang memprihatinkan … masa epan mereka ada di tangan kita …

     
  14. nanang lp caem

    26 Januari 2011 at 14:30

    kumohon buat pemerintah kembalikan yg smula, kasihan anak – anak yang bodoh, dan yg mls bljar.

     
  15. zainur rosi

    27 Januari 2011 at 16:29

    saya sebagai kls 9 saya perlu belajar truzzzzzzz
    dan aku btuh kisi kisi soal un 2011
    dan denmoga lulus 100% se indonesia

     
  16. Glang f.

    28 Januari 2011 at 10:06

    Gmna dunk.knpa g dha ujian su2ln. GmNa low gx lu2s kn mlu? Hrz kmbli agy k kLz yg tU lg tU lg.

     
  17. otomotif_1

    30 Januari 2011 at 12:39

    kita harus yakin. kalo kita semua pasti LULUS.. amiin, , ,

     
  18. Tedo Juniko

    3 Februari 2011 at 16:47

    Apakah paket soal UN jd 5 paket????,,,.

     
  19. Tedo Juniko

    3 Februari 2011 at 16:49

    Apakah paket soal UN akan jd 5 paket soal?,,.

     
  20. askiya

    15 Februari 2011 at 11:38

    bagi yang ujian nasional pasty kita bza kog

     
  21. katie

    20 Februari 2011 at 17:41

    your good

     
  22. Abdullah Siroj

    14 Maret 2011 at 10:39

    Prinsip UN 2011 yang akan dijalankan kementrian pendidikan yakni Prinsip Komprehensif dan Kontinyuitas sudah cukup mewakili aspirasi sebagian masyarakat yang peduli akan kemajuan pendidikan di Indonesia. Untuk mengamankan target UN 2011 dari kementrian pendidikan yakni kejujuran dalam pelaksanaan dari mulai proses pengolahan nilai sampai pelaksanaan UN, dibutuhkan komitmen dari semua pihak untuk melaksanakan UN dengan penuh kejujuran, dan segera bertobat untuk tidak melakukan kecurangan-kecurangan seperti di masa lalu. Kedepan untuk menghindari sekolah memberikan nilai yang tidak sesuai dengan kompetensi siswa kementrian pendidikan perlu membuat kriteria dalam penentuan KKM/SKM swalah satunya dengan memperhatikan status akreditasi sekolah. Dalam hal ini sekolah akan mengamankan siswanya agar lulus, dimulai dari seting SKM/KKM kalau hal ini tidak ada aturan/pengawasan yang terjadi kedepan nilai-nilai yang didapat siswa akan jauh dari kompetensi yang dimiliki. Sekarang apakah sekolah mau dan berani memberikan nilai pada siswa sesuai kompetensinya?

     
  23. Anonim

    18 Maret 2011 at 14:09

    antisipasi kecurangan nilai raport..
    bisa2 siswa yang gak pinter di ubah nilainya jd tinggi..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: