RSS

KEMATIAN ITU

21 Apr

maut itu, katamu
jalinan bisu dalam riuh suasana
nyanyian paling pilu di bingkai cerita
:apa kabar malaikat izrail?

maut yang kau antarkan di senja ini
meredupkan cahaya di mendung cuaca
apa kabar negeri impian?
kuingin ruhku merindu dalam geliat musim

dan bila kumati esok hari
di gerbang janji tetap kunanti
dirimu dalam sendiri

Iklan
 
15 Komentar

Ditulis oleh pada 21 April 2009 in Puisi

 

15 responses to “KEMATIAN ITU

  1. Rindu

    21 April 2009 at 23:42

     
  2. Sarimin

    22 April 2009 at 03:14

    Mmm…

     
  3. vizon

    23 April 2009 at 09:32

    semoga kita siap setiap saat…
    ketika ia datang menjemput

    turut berduka atas sahabat da Zul

     
  4. Daniel Mahendra

    23 April 2009 at 18:58

    Ya, karena mereka saling mencintai.
    Toh ini hanya dunia.

     
  5. marshmallow

    24 April 2009 at 18:41

    dunia ini hanya sementara…
    *introspeksi*

     
  6. ircham

    24 April 2009 at 20:37

    kapan giliran kita????
    nanti, esok, besok, lusa atau sebentar lagi??

    tak ada yang tau….

     
  7. edratna

    25 April 2009 at 17:36

    Dunia ini selalu berubah, …hanya kematian yang pasti menunggu kita…

     
  8. Deni

    25 April 2009 at 20:32

    Jujur, saya belum siap….

     
  9. ifoel

    27 April 2009 at 16:18

    Maut is misterius problem…..

     
  10. ridu

    27 April 2009 at 17:07

    jadi sedih.. baca puisi ini ketika ada salah satu rekan kita yang meninggal pak.. ūüė¶

     
  11. racheedus

    27 April 2009 at 18:36

    Kematian, saat paling ditunggu oleh para pecinta yang dibakar rindu pada-Nya.

     
  12. Sawali Tuhusetya

    28 April 2009 at 23:34

    maut? hmmmm …. saat itu memang pasti akan datang, pak zul. jika Sang Izrail sudah datang, tak seorang pun yang sanggup menolak kehadirannya.

     
  13. byme

    29 April 2009 at 16:47

    Judulnya ngeri
    byme

     
  14. meiy

    30 April 2009 at 16:18

    kematian itu…..memisahkan kita…*inget lagu ebiet*

     
  15. How I Lost Thirty Pounds in Thirty Days

    4 Mei 2009 at 12:45

    Hi, interesting post. I have been pondering this issue,so thanks for writing. I will definitely be coming back to your posts.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: