RSS

MATAHARI BUKIT SENGARE

24 Jan

kalau kau tanyakan jalanan itu
tujuh tanjakan belumlah apa-apa
tarikan gas dan kopling, bertabrakan dengan hati
menjadi manusia berarti, tetap saja harus dicari
biar pun menyepi dalam galau teknologi informasi

kalau kau tanyakan hujan dan mendung
gerimis telah kupahat di ujung bukit
jadilah matahari
sebab negeri ini butuh arti
kehangatan dalam tekad, bara panas dalam tindakan
selalu kunanti setiap harapan

dan bila suatu kali di suatu hari
kau pergi lanjutkan langkah
matahari itu kan selalu menghangatkan
meski dingin menusuk dan melelahkan

(teruntuk kepsek smp 2 talun yg baru, pak fuad dulkhirom. selamat datang di bukit sengare. ditunggu pancaran mataharinya pak)

 
17 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Januari 2009 in Puisi

 

Tag:

17 responses to “MATAHARI BUKIT SENGARE

  1. Syams Ideris

    24 Januari 2009 at 09:18

    Sip puisinya..

    Terutama aku suka bait..
    “biar pun menyepi dalam galau teknologi informasi”

    ….> trims pak syam. saya tahu, pak syam termasuk penggila dunia TI. he he

     
  2. ifoel

    24 Januari 2009 at 17:45

    mantap banget.. hadiah buat kepsek baru ya bang… moga aja bisa di telaah nih puisinya.. Happy blogging

    ….> benar pak ifoel. kebetulan kepsek baru juga orang yg senang TI. tunggu saja, bakal ada blogger baru dari smp 2 talun.

    trims

     
  3. babeh

    24 Januari 2009 at 18:33

    allow, rangpasisia…., lamo tak suo bicaro siko (*ngarang abiiiiisssss*) apa kabar pak guru? aku ingin mendaki ke bukit itu betapapun tingginya, setidaknya untuk mengukur….., masi mampukah aku?, salah hormat untuk semua guru di talun, pak.

    ….> ingin mancubo mendaki? boleh. yg jelas harus kuat

     
  4. babeh

    24 Januari 2009 at 19:05

    weh, kalo ga diralat, berarti salah……, maksudnya itu… salam hormat pak, buat semua guru di talun, betapa besar jasa2 kalian…..

    ..,> nggak apa-apa Beh. waalaikum salam, dan trims

     
  5. Sawali Tuhusetya

    24 Januari 2009 at 20:04

    wah, andai saja setiap ada momen bisa saya buat jadi puisi, alangkah senengnya, pak zoel. selamat, pak, atas kaseknya yang baru, semoga smp2 talun makin maju dan berkualitas.

    …> trims pak sawali. nggak tahu, kata-katanya meluncur begitu saja, dan jadilah….

     
  6. alif

    25 Januari 2009 at 03:27

    telanjang kaki,
    tatap mata penuh harap,
    senyum tulus menyapa,
    kan membuat nurani siapapun terbakar
    meski dingin merobek tulang

    komputer butut itu
    menjadi saksi
    tejamnya hati mampu menyobek galau teknologi
    pentium 1 ram 16 ,
    kau nampak gagah di mata hatku
    aku ingin selalu dekat
    hangatkan dirimu
    ….

    ….> biar pun pentium 1 ram 16, yg jelas bermanfaat bagi anak-anak pak. di ruang tik kurang lebih komputer yg ada tidak beda jauh.

     
  7. marshmallow

    25 Januari 2009 at 10:18

    amboi, puisi selamat datang yang bagus banget!
    menyemangati tapi tetap jujur
    memotivasi tapi tak mengimingi.
    selamat dapat kepsek baru, pak zul.
    buat pak kepsek, selamat mengabdi di bukit sengare.

    ….> trims uni. uni mau kalau saya buatkan puisi?

     
  8. alif

    26 Januari 2009 at 02:17

    pak zul…maukah kau kuajak berlari?
    atau terbang tinggi melintasi bukit-bukit terjal itu ?
    lepaskan ego,kembangakan jari jemari?
    berteriak lantang memecah awan?
    (dari puncak sana engkau akan bisa melihat dunia)
    atau bahkan memahat matahari….

    selamat ,tuk kepala sekolah yang baru…

    ….> jelas mau pak. sentuhan tangan dingin pak fuad sangat diharapkan.

    trims ya pak…

     
  9. Inna

    26 Januari 2009 at 04:01

    Selamat pak.

    Semoga pak fuadnya mampu menjadi matahari bukit sengare. matahari dg pancaran yg ramah

    ….> trims. itu memang harapan kami di smp 2 talun, mbak

     
  10. wahyubmw

    27 Januari 2009 at 09:12

    Andai kutahu Bukit Sangire, …. membaca tulisan ini terpancar hangatnya inspirasi, tq

    ….> bukit sengare? sebuah daerah di kecamatan talun kabupaten pekalongan. sejak 1998 berdiri SMP 2 Talun, tempat anak-anak menuntut ilmu dg penuh gairah. rata-rata berjalan kaki (ada jaraknya hingga 4-5 km) dan ada yang naik motor.

    nggak jauh dari SMP 2 Talun terhampar kebun teh nan hijau. dan bila malam tiba, di kejauhan bisa melihat semburat cahaya lampu dari kota pekalongan. indah sekali

    meski harus menempuh jarak yg lumayan jauh tiap hari, saya menikmatinya.

    mau coba?

     
  11. Daniel Mahendra

    28 Januari 2009 at 04:07

    Akan lebih ciamik kalau dibacakan di saat upacara bendera Senin pagi.

    (eh, apa upacara bendera Senin pagi masih ada?)

    ….> boleh, tapi yg baca mas daniel ya. upacara hari senin saat ini lebih banyak diisi curahan air hujan mas

     
  12. suhadinet

    28 Januari 2009 at 10:05

    semoga kepsek baru bisa membawa sekolah jadi lebih maju, bukan jadi mundur.

    …> Insya Allah pak suhadi. trims doanya ya

     
  13. putirenobaiak

    28 Januari 2009 at 10:28

    puisi dan persahabatan, keren pak

    yg ini dahsyat!

    ….kalau kau tanyakan hujan dan mendung
    gerimis telah kupahat di ujung bukit
    jadilah matahari…

    ….> ah, meiy. puisi-puisi meiy malah luar biasa

     
  14. Deni Kurniawan As'ari

    28 Januari 2009 at 14:18

    Pak Zul ini pintar bikin puisi…
    Kepsek baru aja dihadiahi puisi.

    Pak Zul kayane cocok nih untuk kandidat Ketua Divisi Karya Tulis Fiksi Agupena Jateng…
    he..he…

     
  15. Faozi

    29 Januari 2009 at 11:11

    wah… ternyata ada cahaya di Talun, semoga terus bersinar yo..?

     
  16. Jamal eL Ahdi

    30 Januari 2009 at 08:15

    Mendung datang lagi
    Setelah hangat sebentar
    Butir embun hilang
    Aku jadi termenung

    Mencari pegangan
    Mencoba untuk bersandar
    Langit makin hitam
    Aku jadi berharap pada hujan
    (kupu-kupu Hitam Putih)
    Salam Kenal Pak Zul,Jika Tak muncul jua matahari ,tak ada salahnya berharap pada hujan.

    …> wow, keren. trims. matahari dan hujan, kan kujadikan teman dalam kehidupan. he he

     
  17. Hejis

    31 Januari 2009 at 13:53

    Selamat kado puisinya mas Zul. Semoga mampu membuka nuansa baru di SMP N 2 Talun (5 Km dari rumahku, Kec. Doro, Pekalongan). Salam kenal untuk Kepsek yang baru. Semoga mampu membawa gerbong ke tempat tujuan. Amin.

    ….> wah rang pekalongan ternyata. trims

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: