RSS

Hari Ini Setahun yang Lalu

18 Agu

Adakah yang lebih indah bila karunia-Nya menyapa lewat bahagia yang didamba? Adakah bentuk lain yang lebih tepat selain ungkapan rasa syukur yang tak terhingga atas pemberian-Nya yang amat berharga?

Tepat hari ini, 18 Agustus, sehari setelah peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan ke-62 RI tercinta, yakni setahun yang lalu. Dalam acara yang sakral, kuucapkan pernyataan itu. Sebuah janji hati, yang terpatri lewat kata-kata indah. Janji sebagai ikatan. Langkah awal dari kehidupan lain. Hidup sebagai pasangan suami istri.

Kuucapkan ‘qobiltu….’ dengan kesadaran dan keikhlasan. Satu syariat dalam agama yang kuanut telah kupenuhi. Menjadi manusia, menuju kesadaran akan fungsionalitas total. Tidak hanya terbatas pada kenyataan bahwa seorang laki-laki, seorang berjenis kelamin Adam, mesti mendambakan sosok Hawa, sosok istri dalam membina dan melanjutkan kehidupannya. Lebih dari itu, apa yang kulakukan sebagai wujud dari upaya mencapai ridho-Nya.

Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Tepat hari ini, setahun lalu, aku memulai kehidupan baru. Bersama seorang perempuan yang dilandasi rasa cinta, bentuk lain dari kasih sayang-Nya. Betapa sesuatu yang semula pelik dalam pikiran berubah menjadi sesuatu yang teramat mudah. Betapa tangan-tangan gaib-Nya ikut membantu sang hamba yang mendamba sesuatu sebagai pengejawantahan perintah-Nya.

Hanya tiga hari di rumah mertua, segera kami bina hidup berumah tangga berdua, di rumah yang lebih dekat dengan tempat kerja. Hari-hari berdua, hari-hari penuh bahagia. Betapa anugerah-Nya melimpah dalam kehidupan rumah tangga kami berdua. Pijar mentari seolah pancaran cahaya surga-Nya. Mendung dan gerimis serta derasnya hujan yang turun, ibarat cipratan lembutnya hawa surga. Hidup bersama dalam alunan cinta-Nya, betapa segalanya menjadi sesuatu yang mudah dilakukan.

Tidak terasa, waktu berjalan demikian cepatnya. Tepat pukul 01.00, tanggal 27 Mei 2007 lalu, anugerah-Nya kembali menanungi rumah tangga kami. Anak pertama kami lahir, saat usia kandungan istri mencapai 9 bulan 3 hari. Seorang bayi laki-laki sebagai anugerah dari-Nya. Bayi yang kami beri nama Putra Pratama Hibatullah.

Kini 18 Agustus 2008, berarti setahun sudah. Aku berharap bahagia itu selalu ada. Anugerah-Nya senantiasa mengalir penuh makna. Aku tahu, sebagai kepala keluarga, mungkin aku bukanlah suami atau abi terbaik bagi istri dan anakku. Namun jauh di lubuk hati kuberharap, limpahan rahmat-Nya senantiasa membimbingku dalam mengambil segala langkah dan tindakan, yang pada akhirnya berharap dapat memancarkan aroma surga. Hari ini, esok, lusa, nanti, hingga akhirat menanti.

Iklan
 
26 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Agustus 2008 in Diari

 

Tag: , ,

26 responses to “Hari Ini Setahun yang Lalu

  1. suhadinet

    18 Agustus 2008 at 16:18

    Selamat memperingati setahun perkawinannya Pak Zul. Lengkap sudah kebahagiaan Pak Zul dengan kehadiran putera yang ganteng. Ah, mudah-mudahan saya cepat punya anak.

    ….> terima kasih pak suhadi. semoga doa pak suhadi secepatnya dikabulkan Allah.

     
  2. Ummi Putra

    18 Agustus 2008 at 18:23

    RALAT

    Pada tulisan di atas (alinea 6) terdapat kekeliruan.
    Tertulis: …tanggal 27 Mei 2007 lalu, …
    Seharusnya: …tanggal 27 Mei 2008 lalu, …

    Trims, mohon maaf dan maklum adanya.

     
  3. Achmad Sholeh

    18 Agustus 2008 at 20:33

    selamat pak Zulmasri atas ulang tahun pernikahannya semoga menjadi keluarga yang sakinah mawwadah warohmah

     
  4. Deddy

    18 Agustus 2008 at 23:47

    Selamat Da, selamat menikmati indahnya nilai2 kasih sayang di keluarga, semoga rukun selalu, bahagia selamanya…. Salam untuak si kecil…

     
  5. Resi Bismo

    19 Agustus 2008 at 03:39

    wah bro, udah setahun nich kyk masih seminggu nikah! mesra banget. …. saya aja baru sebulan nikah.. sukses bro, salam buat keluarga.

     
  6. Sawali Tuhusetya

    19 Agustus 2008 at 04:12

    wah, selamat, pak zul, makin sempurna kebahagiaan itu di hari kemerdekaan, pak zul. semoga makin bahagia dg kehadiran si baby, pak ….

     
  7. marshmallow

    19 Agustus 2008 at 06:23

    selamat ulang tahun perkawinan yang pertama buat pak zul dan ummi putra.
    banyak doa teriring untuk keluarga ini.
    tapi yang jelas semuanya doa yang baik.

     
  8. Ersis Warmansyah Abbas

    19 Agustus 2008 at 06:50

    Selamat ya, lelaki tokcer juga tu. Rawatlah rumah tangga berbasis ridho Allah. Selamat. Merdeka.

     
  9. Catra

    19 Agustus 2008 at 07:40

    selamat pak………. anak nya lucu banget

     
  10. vizon

    19 Agustus 2008 at 07:47

    selamat berbahagia, semoga dapat melewati tahun2 berikutnya yang pastinya akan jauh lebih berat dan penuh tanggungjawab. kesabaran dan keikhlasan menjalankan peran, akan membantu meringankan langkah kita… 🙂

     
  11. potter

    19 Agustus 2008 at 12:25

    selamat ya kang Zul…
    Makan-Makaaan…Makan-Makaaaaan…hehehehheeh 🙂

     
  12. fisha17

    19 Agustus 2008 at 13:27

    waduuh.. happy anniversary ya pak. Moga tetep langgeng, barokah, dan lurus selalu..

     
  13. putirenobaiak

    19 Agustus 2008 at 14:44

    tiada lain, selain selamat ya pak zul. semoga bahagia menetap 😉

     
  14. musafak

    19 Agustus 2008 at 17:50

    Selamat ya. Aduh bahagia banget ya. Semoga pratama lekas punya adik, biar tambah heboh. He…he…

     
  15. Oemar Bakrie

    19 Agustus 2008 at 18:30

    wah … selamat yah “happy first anniversary” … Tahun ini insya Allah saya juga merayakan twenty-first anniversary (cuma beda tipis ada twenty di depannya) hehehe …

     
  16. si Dion

    19 Agustus 2008 at 18:40

    selamat pak zul, smoga smua doa&harapan bpk&istri diberikan yang terbaik oleh Allah, amin..
    *Ah, jd pingin, hehe..

     
  17. ubadbmarko

    19 Agustus 2008 at 20:27

    Merdeka, eh …met ultah nikah, selamat berbulan madu lagi. he..he..

     
  18. imoe

    19 Agustus 2008 at 21:20

    hahaha jangan bosan-bosan nambah adik pratama pak hahahaha

     
  19. yodama

    20 Agustus 2008 at 02:14

    met milad pernikahan, pak. Mg dpt mjd imam yg baik dlm kluarga dan semua asanya didengar oleh-Nya. Amiin.

     
  20. cinker

    20 Agustus 2008 at 07:20

    mengenang masa2 indah nich ceritanya…………!

    selamat yach…..! cepet2 nambah atu lagi… 😛

     
  21. afraafifah

    20 Agustus 2008 at 11:11

    subhanallah… indah nian pernikahan itu ya pak..

    yah..meski pasti jg ada badai menerpa kita..spt layaknya kehidupan…

    barakallahufiikum : )

     
  22. unai

    21 Agustus 2008 at 08:25

    selamat pak zul..anak yang sehat, istri yang cantik..waaaaa nikmat tak terhingga itu 🙂

     
  23. tukangobatbersahaja

    21 Agustus 2008 at 15:56

    setahun yang luar biasa….

     
  24. ridu

    21 Agustus 2008 at 20:45

    wah.. istri bapak cantik euy.. anaknya juga lucu.. subhanallah.. selamet yah pak.. semoga terus dilimpahkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat (amin..)

     
  25. DilLa 'RumahKami'

    23 Agustus 2008 at 09:48

    Indahnya hidup berumah tangga. Istri yang menentramkan, anak yang jadi cahaya mata. Selamat ya, Pak Zul..

    Dan..
    Perjalanan masih panjang 😉

     
  26. f

    24 Agustus 2008 at 17:19

    selamat …hope ur life will be so much happier…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: