RSS

K e p u l a n g a n

27 Apr

akhirnya aku pulang juga, meski kembara belum selesai
matahari mungkin telah senja, sementara mendung
masih berkabar duka
dan dalam kereta yang membawaku, angin memukul-mukul dari jendela, hingga kumenggigil kedinginan
musim penghujan, mantel ini seperti tak berarti apa-apa
panas yang kau nyalakan telah lama padam
aku kembali menjalani
kekalahan untuk kesekian kalinya

kepulangan; aku mengerti juga akhirnya
kotamu terlalu sulit dimengerti
barangkali bukan untukku. terlalu banyak
keasingan demi keasingan yang belum pernah kurasa
terlalu banyak basa-basi dan pancaran mata yang aneh
aku tak mengerti rumus, tak mengerti abjad
biarkan kupulang ke tempat kelahiranku, tanpamu
karena pijar angin kotamu,
mengusir napasku dalam luruhnya rindu

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 27 April 2008 in Puisi

 

Tag: ,

8 responses to “K e p u l a n g a n

  1. Febra

    27 April 2008 at 19:32

    btw pulang kemana nih?ūüėÄ

    …> Pulang ke tanah kelahiran

     
  2. realylife

    28 April 2008 at 15:49

    semoga kepulangan kita nanti , membawa bekal yang cukup
    amin

    …>Amin

     
  3. wennyaulia

    28 April 2008 at 23:02

    kotanya udah banyak berubah ya?
    *sotoy

     
  4. yellashakti

    29 April 2008 at 18:54

    Pak,,belom bisa mampir nih
    masih sibuk
    tapi udah saya link

    …> Yap. Trims

     
  5. putirenobaiak

    30 April 2008 at 10:46

    aku pulang…
    tanpa dendam…;)

    …>Pulanglah dg lepas, tanpa dendam, tanpa amarah

     
  6. natazya

    30 April 2008 at 12:45

    kalau baca yang begini bawaannya pengen banget punya kampung halaman deh!

    ah… sayang tak adaūüė¶

    …>gak punya kampung? diajak mau? setidaknya nemani istri saya. asyik lho

     
  7. ika

    3 Mei 2008 at 08:32

    home sweeet home yach,,tak ada yang dapat menyaingi rasa nya pulang ke kampung halaman…

    …> iya mbak. begitu menyenangkan pulang kampung. begitu manis dan penuh kenangan. sering pulang kampung mbak?

     
  8. afraafifah

    4 Mei 2008 at 13:10

    penggambaran perjalanan seseorang dlm puisi ini indah sekali pak…

    …> ya, ada unsur pengalaman pribadinya juga, walau seperti orang kalah dan cengeng ya…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: