RSS

Manusia Pergi

26 Apr

di kehidupan pengembaraan, perjalanan sunyi
adalah ekstase kerinduan untuk bertamu
di ruang rahimMu. gejolak darah memenjara diri
dipekatnya suasana. suara-suara gaduh luruh
meninggalkan pemimpi di kenyataan yang lirih

saat perhentian tinggal kerjapan, awal pencarian
berkabarkan hening. perjalanan ingin di dunia lain
:adakah diri selalu akan pergi?
di ketukMu, rahasia mawar menjadi tiada
akhir kedatangan hanyalah awal keberangkatan
ke tabir gelapMu yang membuka

akankah rahasia kegaiban Kau buka tirainya?
–kerdipan lilin dan ruang yang tiada
membawa diri ke perjalanan kedua
saat langkah terantuk, saat tujuan hilang bentuk
keriangan diri menggapai keriuhan
di pintuMu yang penuh rahasia

andai kudatang menuai kenangan
akankah mimpi jadi kenyataan baru
di pintu ketukMu?

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 26 April 2008 in Puisi

 

Tag:

4 responses to “Manusia Pergi

  1. natazya

    26 April 2008 at 22:59

    semoga saja…

    ya…

    semoga
    ūüôā

    …> ya ya ya…

     
  2. putirenobaiak

    30 April 2008 at 10:49

    di pergiku yang penuh rahasia
    hanya Kau yang tahu…:)

    …>rahasia selamanya tetap rahasia ya meiy

     
  3. adam

    5 Mei 2008 at 10:49

    puisi bapak bagus2……salam kenal

     
  4. adam

    5 Mei 2008 at 10:53

    saya taut blog ya pak zulmasri..?

    …> silakan. nanti saya nyusul

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: