RSS

Sepanjang Bukit Tinggi – Padang

19 Apr

menjengking kereta menghalau kabut
yang turun seirama desah
kereta di senja larut

ada lengking seruling di tengah sawah
menegakkan roma, memerah langit di barat daya
dan angin bertanya: masihkah ada perjalanan lain
dari hidup yang lebih sunyi?

di lembah anai kereta terbatuk
seekor kelelawar hinggap dan menyapa:
sudahlah tuan kereta yang menyendiri
angin telah pucat menepi
mengapa tangis tak kunjung berhenti?

Iklan
 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 19 April 2008 in Puisi

 

Tag: ,

6 responses to “Sepanjang Bukit Tinggi – Padang

  1. Sawali Tuhusetya

    20 April 2008 at 00:49

    lewat cd ttg biografi almarhum AA Navis saya bisa menyaksikan betapa indahnya alam kota padang dan sekitarnya. tak hanya alamnya yang subur dan menentramkan, tapi juga keramahan orang2nya dg bahasa minang yang khas.

    …> Saat kuliah dulu, beberapa mahasiswa luar negeri yg pernah ke bali mengatakan kalau alam Sumbar tak kalah dg bali. Di sumbar ada pantai, danau, bukit dg goanya, jejak cerita sastra spt taman siti nurbaya dan batu malin kundang, sistem masy yg matrilineal, rumah gadang nan eksotik, dsb. Kapan-kapan ada baiknya langsung ke sana Pak. Dijamin, nggak rugi

     
  2. Faradina

    20 April 2008 at 06:50

    Benar, pak Sawali. Seorang teman kerjaku di bagian keuangan, orang Bukit Tinnggi, punya foto2 disekitar rumah ortunya sana. Ada 3 foto yg dipajang di ruang kerjanya. Itu foto landscape yg bagus. Kayak banyak gunungnya. Mungkin karena itu jadi disebut Bukit Tinggi.

    …> Ada daerah bernama Sitinjau Laut dekat Taman Hutan Raya Bung Hatta. Letaknya tinggi di atas bukit. Apabila melewati daerah tsb kita bisa melihat kota Padang. Apalagi kalau melihatnya pada malam hari, seolah-olah melihat kota Hongkong. Boleh percaya atau tidak. Kapan berkunjung ke west sumatera?

     
  3. Listiana Lestari

    20 April 2008 at 10:58

    Pak Guru kita ini pandai sekali berpuisi tapi memang orang minang itu sudah punya darah seni untuk selalu berpuisi ya….seakan-akan puisi sudah menjadi bagian dari hidup. Hebat euy….

    …> ah, biasa saja bu. sekadar catatan kenangan.

     
  4. meiy

    24 April 2008 at 09:35

    ah sajak ini
    seperti kenangan yg menari-nari di benakku

    kampungku memang indaaaah

    …>seperti yg dinyanyiin di kaset-kaset ya meiy

     
  5. afraafifah

    13 Mei 2008 at 20:06

    jadi rindu kampung halaman saya pak …

    …> kampung halaman yg mana fra? bapak atau ibu?

     
  6. PhandyKeneund

    5 Desember 2008 at 20:14

    Сайт строительных материалов: плинтусы.
    Пластиковая вагонка – это практичный способ отделки стен и потолков любых помещений, сочетающий в себе декоративность, экономичность и простоту монтажа.
    Remico (Канада)
    Ламинат Classic style

    Глаза человека – это зеркало души. Окна дома – это глаза дома, через которое жильцы смотрят на мир.
    Ламинат Mammut
    Ламинат kronotex

    Будем рады вас видеть
    Skuper
    Skuper

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: