KAMPUNGKU DIGOYANG GEMPA

Berita itu sungguh mengagetkan. Lagi-lagi kampungku dilanda gempa. Tapi kali ini dengan gempa yang terjadi lebih besar. BMG mencatat 7,6 SR. Berita yang dilansir media senantiasa kupantau sejak sore hingga tulisan ini kutulis.

Kegundahan ini sungguh tak tertahankan. Ibu, saudara, dan famili yang berada di kampung hingga tulisan ini dibuat belum jelas kabarnya. Pesawat handphone yang kuhubungi tidak pernah bisa tersambung sebagaimana yang diharapkan. Entah bagaimana kabar dan keadaan mereka.

Kampungku berada di Kenagarian Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Jaraknya sekitar 130 km Selatan Kota Padang. Sinyal simpati yang biasanya bisa nyambung, terputus sama sekali.

Di Pekalongan, Utara Pulau Jawa ini, harapan dan doa senantiasa kupanjatkan. Mudah-mudahan tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

Memang, musibah kali ini bukan pertama kali. Sejak gempa yang diikuti tsunami Aceh beberapa tahun lalu, kampungku sudah tidak terhitung dilanda gempa. Hanya saja skalanya lumayan kecil. Tapi kali ini, dengan skala 7,6 SR aku nggak bisa membayangkan apa yang terjadi.

Tuhan, bila ini cobaan, bila ini peringatan, selalu jadikanlah kami menjadi orang yang tetap beriman pada-Mu. Bekali selalu kami dengan takwa dan kesabaran. Jadikanlah semua menjadi sesuatu yang tidak sia-sia. Amin…

12 Tanggapan

  1. kita sama berdoa untuk keselamatan mereka da zul…

  2. Subhanallah…
    bencana alam terus menerus menerpa negara kita…
    belum pulih keadaan trauma yang melanda warga Jawa Barat,
    sekarang sudah timbul lagi bencana alam yang sama….

    sungguh negara kita sedang mengalami cobaan dari sang pencipta…
    semoga para korban diberi kesabaran serta kekuatan, amin…
    semoga para korban tewas yang tertimbun reruntuhan gedung, dapat segera dievakuasi.

    semoga kejadian ini semkain mendekatkan kita kepada sang pencipta.
    bahwa segala yang ada dialam ini adalah miliknya…

    semoga saja peristiwa ini semakin menguatkan rasa persaudaraan kita…
    agar kita mw meringankan tangan serta menyisihkan sebagian rejeki kita untuk mereka.
    Iklan Gratis

  3. Turut berduka atas musibah yang menimpa saudara kita di padang, jambi dan sekitarnya. Terhantar do’a agar saudara-saudara kita dapat tabah menghadapinya. Sudah selayaknya mulai sekarang kita menyadari bahwa negeri tempat kita tinggal sangat rawan bencana. Mulai dari gempa bumi, tsunami dan bencana lainnya.

    Sepertinya penduduk negeri ini memang harus dibekali pengetahuan dalam menghadapai dan merespon bencana alam yang senantiasa mengintai dengan baik. Paling tidak hal ini dapat meminimalisir korban jiwa yang ditimbulkan. namun terlepas dari semua itu, semoga hal ini dapat menyadarkan diri kita untuk lebih dekat kepada Yang Maha Kuasa.
    Pasang Iklan Gratis

  4. Ass.WW.
    Da Zul, ambo urang medan baik, kambang, tinggal di jogja. Kalau tahu baa kondisi kampuang awak.. ?? sampai kini ambo alun dapek kaba, telpon indak pernah nyambuang.. Tolong kalau ado kaba, ambo diagiah tahu lewat email: syuhaimi2004@yahoo.com.
    Kito samo-samo mancari tahu…. kalau ado info beko ambo agiah tahu.
    tarimo kasih…
    Wass. WW.

    Haimi

  5. Semoga keluarga semua selamat ya Pak Zul,kami juga berdo”a untuk semuanya……

  6. Ass. WW.
    Da Zul, saya dapat kabar dari kampung saya, alhamdulillah di sana tidak ada korban jiwa, termasuk keluarga saya semua dalam keadaan selamat dan sehat wal’afiat. Mudah-mudahan keluarga Da Zul juga demikian.
    Hanya beberapa rumah memang roboh, tetapi yang penting tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
    Sementara itu kabar dari saya.
    Trims.
    Wass. WW

    haimi

  7. Mari kito samo-samo badoa untuak keselamatan karib karabat, sanak saudara yang dikampuang Da. Semoga kito sadoalahnyo diberi ketabahan menghadapi cobaan ko.

  8. Yang sabar dan senantiasa tawakkal, semoga sanak kerabat p Zul di tanah minang termasuk yang terhindar dari bencana ini.

  9. Semoga tabah menghadapi ujian Allah ini Uda, dan semoga keluarga semuanya selamat.

  10. jadi baa kel pak zul, mudah2an selamat yo…

    terbayang peristiwa 26 dec 2004 olehku pak zul, hampir sama, apalagi sedihnya

  11. assalamu’alaikum, semoga kesabaran dan ketabahan masih terselip di hati di tengah cobaan yang menghampiri…aamiiin.

  12. aku baik baik saja uda…kapan pulang ?

Tinggalkan Balasan