RSS

Doa dan Harapan Menjelang Subuh

13 Nov

Tulisan pendek ini abi tulis pagi sekali, anakku. Pukul 03.30. Subuh setengah jam lagi baru datang menghampiri.

Abi tulis ini saat kau terbangun dan menangis. Tangis yang tak terlalu keras, tapi mampu membangunkan abi. Celanamu basah. Ah, ternyata kau pipis ya.

Tanggal 27 nanti kau genap 6 bulan. Masih lama. Abi dan ummi bangga melihatmu tumbuh. Abi dan ummi bersyukur selalu atas anugerah ini. Gerak dan lakumu kadang membuat abi dan ummi kaget. Betapa harapan abi dan ummi padamu kelak, menjadi anak yang bermanfaat bagi masyarakat.

Di tidurmu yang lena, bermimpilah akan hari esok yang bahagia. Buktikan bahwa kau mampu menjadi yang terbaik. Berilah warna dalam hidup seiring tumbuh kembangmu. Bersyukurlah selalu, lewat ibadah dan doa.

Anakku. Betapa abi dan ummi amat sayang padamu. Tidur yang nyaman ya nak….

About these ads
 
13 Komentar

Ditulis oleh pada 13 November 2008 in Diari

 

Tag: ,

13 responses to “Doa dan Harapan Menjelang Subuh

  1. edratna

    13 November 2008 at 06:04

    Akh senangnya…pasti lagi lucu2nya…..
    Jadi pengin punya anak kecil lagi…anak kecil selalu menyenangkan….

     
  2. Syamsuddin Ideris

    13 November 2008 at 06:19

    Selamat atas karunia dari Allah, yakni diberi “baby” yang lucu. Duch, usian 6 bulan itu lagi lucu-lucunya kan. Biar kita lelah dan banyak beban kehidupan tapi saat dekat dan menatap si kecil serasa bahagia dan hilang semua beban di pundak.
    BTW, “baby” kami baru 4 bulan, dan juga malam sering pipis bahkan sampai beberapa kali..he..he..he..

     
  3. marshmallow

    13 November 2008 at 19:54

    *terharu*
    besar sekali cinta abi dan umi pada sang buah hati.
    semoga putra menjadi anak yang sholeh, dan mampu membalas kasih sayang kedua orang tuanya kelak.

     
  4. Ifoel

    13 November 2008 at 22:58

    Smoga anaknya Bang Zul, bisa berbakti kpada kedua ortunya kelak..mnjadi anak yg saleha… amin..2x

     
  5. meiy

    14 November 2008 at 11:39

    doa & harapan, amunisi utk hidup yg bercahaya :)

     
  6. hamaxs

    14 November 2008 at 23:09

    Harapan dan do’a dari orang tua terhadap putranya.
    Semoga terkabul. Amieeeen.

    Kunjungin blog ya pak, blogger baru, mohon saran dan kritiknya

     
  7. Daniel Mahendra

    15 November 2008 at 03:09

    Bukan dengan pikiran saat menulis postingan ini.
    Tapi dengan hati.
    Terasa sekali…

     
  8. Potter

    15 November 2008 at 08:41

    Pak zul, putranya menangis koq malah ditinggal nge blog,hayooo…
    Hmmm, do’a dimalam hari dari orang tua terhadap anaknya apalagi ketika orang lain sedang terlelap dalam tidurnya, mudah-mudahan dikabulkan oleh Allah SWT, amien.

     
  9. imoe

    15 November 2008 at 23:39

    hmmmmmmmm so sweet……..saya ngak ngomentari anak dan abinya, tapi umminya…pasti sang ummi bahagia mendapatkan abi yang LUAR BIASA INI…hehehehe

     
  10. zoel

    16 November 2008 at 20:49

    hiks hiks kapan punya anak ya

    ….> nikah sdh belum? apa mau kalo anak angkat?

     
  11. - s L i K e R s -

    16 November 2008 at 22:54

    Wah, sama seperti mas zoel.. Entah kapan punya anak, pacar aja belum punya.. :D

    salam kenal dari – s L i K e R s –

    ..,> perbanyak sabar dan doa ya. semoga gak lama lagì

     
  12. Пикассо

    14 Desember 2008 at 23:33

    интересно было прочитать

     
  13. Bill-Cleaner

    21 Desember 2008 at 19:03

    Было бы интересно узнать поподробнее заходите и к нам.

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 77 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: