Menatapmu dalam haru dan kasih, betapa kutakmampu untuk berkata-kata. Kelembutan dan ketidakberdayaanmu melarutkan semua ego dalam hati. Betapa saat berangkat kerja, selalu bayangmu menemani. Kian kumenatapmu, kian besar rasa sayang itu.
Anakku,
Ingin terus dekapku menghangatkanmu. Ingin denyut lembut jantungmu kudengar di antara hela napasmu. Betapa hadirmu membawa bahagia, penyegar segala rasa. Anugerah Sang Ilahi yang dititipkan lewat ummi. Tidurlah dalam ketenangan dan mimpi. Menangislah yang keras saat kau ingin menangis. Tersenyumlah menatap dunia yang akan kau jalani saat kau terbangun dari lelapmu nan penuh mimpi.
Kadang abi sendiri seperti masih bermimpi. Rasanya belum lama abi dan umi membina kebersamaan dalam rumah cinta. Tapi memang, kau adalah anugerah Sang Pencipta. Rasa syukur yang tak terhingga. Kelak bila kau sudah besar, kita bisa wujudkan kebersamaan rasa syukur sebagaimana yang telah abi dan ummi lakukan. Kita ciptakan cinta dan sayang yang indah dalam setiap suka dan duka, susah dan senang, dalam penghambaan yang khusuk pada-Nya.
Betapa inginnya abi dan umi melihatmu tumbuh dalam gerak laku menantang kerasnya dunia. Namun satu hal yang abi impikan adalah kau harus tumbuh seperti anak lainnya. Bekali dirimu dengan kemandirian. Jangan pernah menolak misalnya, bila suatu ketika ummi mengajarkanmu memasak, menyuci, menyeduh teh, atau kopi. Lalui semua itu seperti yang dulu telah abi jalani. Suatu ketika keterampilan kecil dan remeh itu akan sangat berguna dalam keseharianmu.
Anakku,
Tidurlah dalam mimpi indah. Saat kau terbangun, bisikkanlah ke telinga abi kalau kau ingin digendong. Mintalah pada umi asi saat kau kehausan. Abi ingin melihatmu tumbuh dan besar dalam rumah cinta. Nikmatilah dekap sayang abi dan kehangatan kasih ummi.
Dalam hening malam, saat tuts-tuts laptop abi memunculkan huruf di layar, betapa banyak hal yang ingin abi tuliskan sebagai harapan. Mudah-mudahan abi tidak menjadi orang tua yang serakah dan mengorbankan engkau. Mudah-mudahan abi tetap ingat dengan tumbuh kembangmu, sehingga engkau tak perlu tercerabut dari lingkungan sekitarmu.
Malam kian larut. Izinkan abi menciummu. Kita songsong matahari esok dengan segala harapan yang lebih baik. Selamat tidur sayang….
DIarsipkan di bawah: Diari | Tagged: Diari, Keluarga Kami, Rumah Cinta






subhanallah
mohon doanya untukku sahabat !
Anaknya lucu banget PakZul.
Semoga tercapai doanya, memberikan rumah cinta buat si kecil agar tumbuh menjadi anak yang baik…
Amien
Ah lucu na..saya paling demen liat kelucuan anak2
HOL
House of Love
wah, lucu dan imut2 putranya, pak zul. saya bener2 melihat rumah cinta yang penuh kebahagiaan lewat blog ini. dengan hadirnya si kecil tentu kebahagiaan hidup makin sempurna, ya, pak. semoga kelak si kecil menjadi anak peradaban yang cerdas: intlektual, emosional, spiritual, dan sosial, amiin.
subhanallah… indah ya yang sudah pny anak ^_^
manggilanya ummi dan abi ya pak..?
btw, bapak dan istri umurnya brp sih ?^_^
saya selalu terharu tiap ada orangtua berdoa untuk anaknya. apalagi doa seorang abi terhadap anak laki-lakinya. apalagi abinya itu pak zul…
Saya jadi kangen Ayah saya … yang selalu mencium kening saya sebelum mematikan lampu kamar tidur saya…
wagh..imut bgt anaknya, ijin cubit yak mas…
iya, imut Pak. mirip papinya….
Salam uda untuk keluarga sama sikecilnya, saya dari bandung.
semoga doa pak zul terkabul…ayo tambah pak zul, biar ada teman mainnya hahahahaha
semoga sang putra jadi putra yang sholih, bisa menjadi lahan pahala berketerusan bagi orang tuanya.
doa saya buat keluarga pak zul agar selalu sakinah mawaddah warahmah.
Selamat, semoga menjadi anak yang sholeh Pak.
waw! salam manis buat si’kecil,bang.
@ putra pratama hibatullah:
kelak bila kau dewasa jadilah sebagai anak yang berguna bagi negara dan agama. wujudkanlah harapan abi dan ummimu, mulyalah seorang anak yang memenuhi harapan orang tuanya dan merupakan kewajiban anak membahagiakan orang tuanya. amin.
pak aq taut blog nya ya..
wah lucu banget pak zul anaknya.. namanya juga bagus sekali.. semoga harapan pak zul sebagai abi dan istri sebagai umi terus terlaksana yah..
lucu ya… jadi pengen nyubit pipi nya nya
amin.
bang zul…kok putra pratama mirip aku…hehehe…gak ding…semoga selalu sehat…semoga jadi anak yang sholeh..
Wah….selamat Pak…putra pertama yang hebat !!
semoga kelak menjadi anak yang sholih…berbakti kpd orang tua…dan dapat menjadi penegak nama agama dan bangsanya…
Selamat atasa kelahiran putra nya semoga jadi anak yang didambakan orang tuanya, salam kenal Tondo Sasing 88
beautiful love…
kiss ya utk si kecil
selamat pak zul,,, pasti bahagia banget rasanya
Trims atas segala atensi/komentar dan doa/harapan kawan, sahabat, serta kerabat dg segala dukungan terhadap saya dan keluarga di rumah cinta. ungkapan terima kasih terutama saya tujukan pada:
mas achoey
mbak jeunglala
mbak ika
bung diorockout
pak sawali
yts nanda afra
artja
mbak rindu
bang okta sihotang
mas fisha
bung ubadmarko
pak imoe
bung marshmallow
pak suhadinet
mas langitjiwa
mas jiwakelana
ridu
catra
mbak rhainy
wiedha muqaffa
tondo susanto
meiy
dan zoel chaniago
sekali lagi, terima kasih banyak…
wah senangnya, salam kenal dan kunjungi blog saya