RSS

MENULIS CERITA PENDEK

14 Mar

· Cerpen alias cerita pendek (short story) adalah jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita

tentang manusia dan seluk beluknya lewat tulisan pendek.

· Cerpen pertama kali dikenalkan oleh pengarang-pengarang Amerika.

· Sumber penulisan cerpen

1. Pengalaman hidup (pribadi atau orang lain)

2. Pengetahuan

3. Imajinasi

4. Sumber lainnya

· Dalam penulisan cerpen, usahakan permasalahan yang diangkat itu hanya ada satu. Tema dan konflik pelaku jangan kebanyakan, sehingga hasil cerpen lebih kuat.

· Bagaimana memulai sebuah cerpen? Ada beberapa cara untuk mengawali sebuah cerpen, di antaranya:

1. Memulai dengan suasana ruang/alam

Tempat itu cukup jauh dari keramaian. Jalanan menuju ke tempat itu semakin lama semakin menyempit dan buruk. Di kiri kanan jalan penuh dengan hutan. Suara-suara binatang menegakkan bulu roma….

2. Memulai dengan situasi waktu

Belum terlalu larut, tapi suasana sepi seakan mencekik malam. Dua orang petugas bar kelihatan mengantuk. Toko sudah sepi sejak tadi. Gerimis membuat orang malas untuk keluar rumah…

3. Memulai dengan dialog

“Parmin… Parmin… Aduh kemana pembantu geblek ini. Nah… Ginah…. Aduh, sama saja. Brengsek….” (Si Padang, karya Harris Effendi Thahar)

4. Memulai dengan melukiskan fisik tokoh

Laki-laki itu belum terlalu tua, tapi terlihat seperti sudah berusia 80-an. Rambutnya sudah memutih. Tulang pipinya bertonjolan. Kalau berjalan badannya setengah membungkuk, tertatih….

5. Memulai dengan model surat:

Alina tercinta,

Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja – dengan angin, debur ombak, matahari terbenam, dan cahaya keemasan. Apakah kamu menerimanya dalam keadaan lengkap? Seperti setiap senja… (Sepotong Senja untuk Pacarku, karya Seno Gumira Adjidarma).

· Menulis cerpen di media massa

1. Ketik rapi (2 spasi)

2. Sertakan surat pengantar bahwa cerpen itu benar-benar cerpenmu dan belum pernah dimuat di majalah/Koran lain.

3. Masukkan ke dalam amplop dan kirim ke alamat redaksinya

Hal-hal yang sering terjadi pada penulis pemula:

1. Aturan penulisan yang tidak tepat

Aturan penulisan yang benar:

- Jarak baris dalam penulisan cerpen: 2 spasi

- Puisi diketik 1,5 spasi

- Artikel atau esai: 2 spasi

2. Tulisan tidak sesuai dengan jenis/atau misi media

3. Tulisan sudah basi

4. Penggunaan diksi (pilihan kata) dan tata bahasa

- penggunaan yang lebih baik untuk kata sunyi, sepi, atau lengang dalam baris puisi

- penggunaan tanda baca, terutama dalam penulisan kalimat langsung untuk fiksi

- Penerapan penggantian paragraf untuk kalimat percakapan

- Pemakaian EYD (nama orang, kata ganti, kata depan, dsb)

5. Bingung

- Cara/teknik penulisan

- Cara mengirim cerpen ke media massa

- dll

About these ads
 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 14 Maret 2008 in Jurnalistik

 

Tag: ,

14 responses to “MENULIS CERITA PENDEK

  1. Nurul Azkiya

    15 Maret 2008 at 23:20

    Bagaimana membuat cerpen seakan bernyawa, dapat menyampaikan emosi dan perasaan serta imajinasi penulis kepada pembacanya?
    Bagaimana membangun karakter yang kuat pada tokoh-tokoh yang akan ditampilkan dalam sebuah cerpen, sehingga tokoh tersebut seolah-olah ada dalam kehidupan nyata?
    Bagaimana tanggapan anda tentang novel ayat-ayat cinta yg saat ini tengah populer?Menurut anda unsur apa yg menjadikannya lebih menarik daripada novel-novel yg lain?(walaupun sedikit keluar dari pembahasan tp tetap harus dijawab ya)

     
  2. Zulmasri

    16 Maret 2008 at 11:45

    Ada kiat untuk menulis sukses yg saya baca: awali dg sesuatu yg menarik, akhiri dg sesuatu yg menyenangkan.
    Tulisan caping Goenawan Mohamad saya kira menggunakan konsep tsb.

    Khusus untuk cerpen, agar hidup dan menarik, maka latihan dan latihanlah jalan keluarnya. Penggambaran karakter tokoh yg lebih detail, biasanya akan memperkuat nilai cerpen itu sendiri. Ada banyak cara bisa dilakukan, misalnya melukiskan fisik, perasaan-perasaan tokoh, kesan tokoh lain terhadap tokoh utama, keadaan di sekitar tokoh, dsb. Untuk itu penulis cerpen wajib jadi peneliti, seperti yg dilakukan Eqnest Hemingway atau Pram. Kadangkala penulis cerpen harus hidup dan bergaul secara intens dg masyarakatnya, sebagaimana yg dilakukan Joni Ariadinata. Intinya, pada saat menulis haruslah intens: kita seolah-olah berada di dunia yg kita tuangkan tersebut. Atau Anda dan penulis lain punya kiat tertentu menjawab pertanyaan ini?

    Tentang Ayat-ayat Cinta, kekuatan utamanya pada tema yg kebetulan sesuai dg kondisi di tanah air kita yg masih hangat-hangatnya mengangkat masalah poligami, perselingkuhan, dsb. Bagi saya, Ayat-ayat Cinta novel biasa, yg kualitasnya jauh di bawah karya Pramoedya, YB Mangunwijaya, Iwan Simatupang, atau Budi Darma.

     
  3. pemulung

    6 April 2008 at 10:46

    dah numpang baca-baca, terimakasih..

    …> Terima kasih kunjungannya

     
  4. yellashakti

    22 Mei 2008 at 13:25

    saya sering nulis cerpen tanpa memperhatikan aturan, termasuk cerpen apa Pak?
    yang penting pada saat menuliskannya dengan hati, masuk ke dalam cerpen dengan total. Jika pembaca sudah merasakan “soul” cerpennya, saya menjadi puas

    …> penulisan baku cerpen nggak ada mbak. kalau mbak yella
    sdh total spt di atas, maka itu teknik terbaik. di horison saya malah pernah ketemu cerpen yg terdiri dari 1 paragraf dan beberapa kalimat saja.

     
  5. rajaiman

    10 Maret 2009 at 10:57

    saya belum terlalu memahami penulisan cerpen yang baik,sebagai pemula informasi yang saya dapat dari rekan-rekan begitu berarti.doakan saya untuk dapat membuat cerpen about my father…thanks.

     
  6. yanti

    9 Oktober 2009 at 10:37

    menurut aku ceritanya oke banget,udah beredar belum bukunya??

     
  7. indah

    26 April 2010 at 17:06

    saya akan mengikuti lomba menulis cerpen. bagaimana caranya menulis cerpen yg sangat menarik. dan dapat menjadi juara’a..? tolong berikan tips” nya. ya. thx.

     
  8. yusrizalfirzal

    9 Juni 2010 at 08:02

    terima kasih Pak.. informasi yang sangat berharga bagi saya, penulis pemula. Mohon kritik dan sarannya di http://yusrizalfirzal.wordpress.com/.
    Sukses Selalu

     
  9. juwita

    14 Juni 2010 at 17:41

    saya sangat suka berimajinasi. dan kadang imajinasi itu saya kembangkan di atas kertas putih. sekarang saya ingin mengembangkan imajinasi yang hanya saya simpan di kertas yang akhirnya tidak dapat terbaca oleh orang lain. hanya saja yang saya membuat saya bingung bagaimana sih tips atau cara agar sebuah karangan itu lebih berbobot, dan tidak basi untuk dibaca?

     
  10. florida family insurance

    25 Juni 2010 at 11:14

    salam kenal…

    blognya keren , artikelnya juga keren keren dan mantap mantap,,

    thanks, di tugggu kunjjungan baliknya

     
  11. sri mariyani

    23 Juli 2010 at 08:20

    salam kenal….
    saya sudah menyelesaikan sebuah cerpen. tetapi saya belum juga untuk mengirimkannya. karena saya menjadi ragu dan ini baru pertama kalinya. apakah perlu untuk surat pengantar? dan bagaimana contoh surat tersebut. mohon bantuannya…
    trimakasih banyak.

     
  12. lusi

    12 Agustus 2010 at 23:03

    infonya mantap pak.. S punya banyak ide tp ga tau gimana menuangkannya ke dlm crta. Dgn info dr bpk s bs blajar membuat cerpen dgn ide trsebut.

     
  13. winda

    2 Oktober 2011 at 19:12

    Salam kenal..
    saya penulis pemula mhon bantuan dri bpk yh..

    saya suka binggung menggunakan kamu apah kau???

     
  14. Eko Wisnadi

    31 Juli 2012 at 05:56

    Trim’s bnget infonya. Mdh2an brmanfaat utk smua trutama saya yg sbntar lg mngikuti UKG.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: